Travelling

Monday, August 15, 2011

Papandayan

Papandayan, yap Gunung Papandayan itu tujuan trip saya kali ini. Gak Kebayang mau naik gunung. Kesulitan mendaki gunung pasti itu yang jadi pikiran, ditambah kalo ibu saya tahu naik gunung, pastinya dia nyap nyap dan tidak membolehkan saya ikut trip ini. Demi kemaslahatan saya akhirnya saya minta ijin ibu bahwa saya mau jalan jalan ke Garut. Gak salah dong wong gunungnya terletak di Garutkan...Sebelumnya juragan Dwi sudah cerewet untuk olahraga , biar pas mendakinya kuat. Saya jogging sih..,tapi di Mall :)
Tanggal 10 - 12 Juni 2011 jadwal trip ini. Bersama travel trip Justraveller, Kali ini saya mengajak teman kantor saya ikut serta. Indri jadi korban perjalanan saya kali ini, berharap dia senang. 
Seperti biasa jadwal berkumpul di area Plaza Semanggi. Kali ini di dekat starbucks. Rombongan berjumlah 14 (empatbelas) orang. Ternyata mereka berkumpul depan Burger King. Capek dehh...., untung udah kenal ama juragannya. jadi tidak terlalu ngangaklah. Dikenalin dengan Emmy,Linda,dinda, Hana,Arman, Latif,Wisnu, Arif dan ketemu lagi sama Aryo. Yang lain ambil dijalan. 
Sekitar jam 8 an kami berangkat, ehh..ternyata ada rombongan lain yang gabung, tour guide dan kelompok lain yang berangkat bareng, jemput Indri di Jatibening dan teteh farah beserta keluarga di tol pasteur meluncur kami menuju Garut. Papandayan here we comee...
Pagi kami sampai di titik awal pendakian (istilahnya bokk!!). Dari sini saja suhu udara sudah dingin,tapi pemandangannya sungguh indah.Sebelumnya berhenti di Pom Bensin untuk Shalat Subuh. Sarapan sebentar , mulailah kami mendaki gunung Papandayan. Wewww...ternyata gunung itu tinggi ya.., ya iyyalah..namanya gunung. Kawah kawah belerang menyambut kami di awal pendakian.
Awalnya saya yang pertama lama lama hampir yang paling belakang juga. Dengan susah payah saya mendaki,mau nangis rasanya. tapi karena semangat dari teman teman kaki ini walau berat melangkah juga dengan pasti. Tiap ada tempat yang bisa buat istirahat , saya selalu berusaha untuk istirahat. Ternyata penduduk sini kalau naik gunung sudah pakai motor. Curang ya mereka. coba mau di ojegin lumayankan..
 
Sepanjang perjalanan yang melelahkan , sambil istirahat, saya menikmati pemandagan yang sungguh indah. Sungguh sangat kecil sekali kita sebagai manusia. Ciptaan Allah SWT sungguh sangat maha bagus, Subhanallah. 
 
Tujuan pendakian adalah Pondok Selada, membayangkan ada tanaman selada disekitarnya. Ternyata cuma nama doang. Tidak ada pondok dan tidak ada selada. Tidak tahu kenapa dinamakan Pondok Selada. Hampir 3 jam akhirnya sampai juga disini. Puas, pasti tentunya, akhirnya saya berhasil naik gunung!  Alhamdulillah...*jogedjoged*
 
Ternyata di pondok selada itu bukan rombongan kami saja, banyak ternyata, malah ada anak kecil umur kira kira 2 tahun dibawa sama orang tua meraka. Edun juga ya..nekat bawa anak kecil.
Langsung semua istirahat dihamparan dataran yang bisa ditiduri,sambil menunggu tour guide memasak makan  siang dan mendirikan tenda buat nanti malam. Mandi ? tentu tidak!
Makan siang siap,langsung santap, kelar langsung istirahat.Ada juga yang mulai menjelajah tempat-tempat untuk berfoto ria,narsis dan mengabadikan segala sesuatu disekitar itu sudah melekat dari semua peserta trip hehe...
Sore hari kami mencari tempat untuk mandi,gerah juga gak mandi, mana saya sejak hari jumat. Mandi ala jaman jahiliyah kami lakukan hehe, bersembunyi dibalik batu dan yang lain berjaga. bergantian kami lakukan. Lumayan seger walau air sangat dingin sekali.
 
Mencari kayu bakar untuk api unggun,Shalat,makan malam,api unggun, tidur dengan amat sangat kedinginan.oh Tuhan..Guwe sama Hana teman satu tenda menggigil, katanya suhu udara saat itu sampai 8 C. Walau ada keributan dari tenda tetangga, saya bisa akhirnya bisa melewatinya.
Paginya,pergi kehutan mati untuk berpoto ria. Berandai andai disana ada jual bakso, nasi goreng, haaalaaahh..ada ada saja. Hutan mati itu bekas letusan gunung papandayan yang belum bisa ditanami pohon.
 
 
Siang jam 12 kami mulai turun gunung, dan ternyata turun lebih berat, tas ransel saya sempat digulirkan saking beratnya. Alhamdulillah sampai ketitik start juga, hampir 3 (tiga) juga untuk mencapai bawah.Tertatih tatih rasanya bada.
 
 


Mandi, beberes, capcus berangkat jakarta.Mampir dulu di Restoran Ampera untuk makan malam. Walau sangat amat kecapekan tapi bahagia. Sebenarnya banyak cerita lucu-lucu, Berhubung nulisnya baru sekarang, bingung buat cerita.
See uu next trip.. Indri, Emmy, Linda, Dinda, Sisca,Bunga,Latif, Wisnu,Arif,Aryo,Teteh Farah,Kang Arifin,Kemal dan Fauzi, Hana , Arman,Juragan Dwi dan Kang Dewo beserta team. !!
Naik gunung lagi ? pengen sihh.. 

Sunday, August 14, 2011

Konser Cinta Beta Maluku

Setelah melewati satu pertunjukan di  Graha Bakti Budaya, TIM yaitu Dagelan Jogja Akhirnya saya  bisa menonton rangkaian pertunjukan berikutnya yaitu Beta Maluku,nekat nonton sendiri. Menonton di hari pertama  tanggal 27 Mei 2011 dari dua kali pertunjukannya. Dan Ternyata di sutradarai oleh Glen Fredly. Assyikk, hitung hitung lihat Glen manggung. 
Cerita nya, pasti soal kritikan terhadap pemerintah Indonesia., yang disampaikan secara komedi ala Maluku. Pertujukan selama 2 jam ini lumayan menghibur. Walau bahasa yang digunakan ada bahasa Maluku, tapi ngertilah. 

Acara yang didukung oleh banyak artis dari maluku.Beta Maluku' menampilkan para seniman asal Maluku, seperti Bing Leiwakabessy, Zeth Lekatompessy, Bob Tutupoli, Barry Likumahuwa dan MC-komedian yang popular di Maluku, Om Koko. Juga akan tampil kelompok Haunesa Etnika dan Rence Alfons, Maluku Hiphop Community, Mariony Saherlawan, Muhamad Irfan dan Bengkel Sastra Maluku, Paduan Suara Effata dan puluhan penari.
Disini Glen menyanyikan lagu "Pancasila Rumah Kita" ciptaan Franky S


Katong semua basaudara 

Ujung genteng

Akhir bulan Mei tepatnya tanggal 20 - 22 Mei 2011 saya ikut trip lagi, setelah minggu sebelumnya ikut trip ke Sawarna. Alhamdulillah lah, diberi rejeki buat menikmati sedikit dari tak berhingga ciptaan Allah "hmmm".Bareng Lintas Wisata saya ke Ujung Genteng yang masih terletal di area Pelabuhan Ratu. Tempat berkumpul di depan Gedung BNI, jalan Sudirman.
Ini kali pertama saya ikut travel trip Lintas Wisata. Deg degan juga karena belum ada yang kenal, tapi pastinya saya yakin yang suka jalan jalan pasti nya semua menyenangkan :). Karena jarak dari kantor cuma selemparan kolor tetap lah saya yang paling duluan sampai. Duduk menunggu di Dunkins Donat, sambil sms sama Maria yang punya travel trip ini.
Mulai jam 8 sudah berkumpul satu satu. Ketemu Vera sama Rini. Sambil nunggu yang lain datang kami ngobrol . Jam Stengah 9 semua warga sudah lengkap.
Jam 8.45 WIB , Mobil mulai meninggalkan area BNI memulai perjalanan ke Ujung Genteng. Sembari jalan Maria memperkenalkan diri, trus masing- masing kita juga pun disuruh memperkenalkan diri . Ada 28 peserta ternyata termasuk Maria dan Agung.
Bis Blue bird yang kami tumpangi mulai merangkak melewati jalanan Jakarta yang tetap macet. Ooo.. ternyata ke Ujung Genteng melewati Sukabumi juga. wohoo .. udah 4 kali melewati Sukabumi yang macetnya sama kayak Jakarta. Perkiraan kita sampai di Ujung Genteng Subuh. Moga selamat sampai tujuan . Aamiin...
Perjalanan Menuju Ujung Genteng
Perjalanan memakan waktu lama karena macet dan kondisi jalanan yang rusak parah,untung gak molor molor amat sampai di Ujung Gentengnya. Jam 8 kami sampai di Amanda Ratu , Pantai Tanah Lot sekalian tempat kami menginap. Hmmm....udara yang bersih dan segar serta pemandangan yang indah menghilangkan kepenatan saya semalam di bis yang tidur gak pernah pulas. Hoo..ternyata di Amanda Ratu ada Pulau Kecil yang kalau air laut tidak pasang kita bisa ke pulau tanpa harus naik kapal. Ada karang karang besar disekitar pantai Amanda Ratu tersebut. Tapi juga seperti di Padang , di pantai Air Manis menuju ke pulau Pisang, kalau air tidak pasang kita bisa jalan kaki ke saja ke Pulau Pisangnya.
 
Amanda Ratu
Setelah menyimpan barang di kamar masing masing dan sarapan pagi, kami berangkat menuju ke Curug Cikaso. untuk mencapai Curug ini kami harus menaiki perahu, melawati sungai sedikit, wuihh serunya. ooo..oo ternyata ada 3 (tiga) curug disini. Percikan airnya yang dingin menghempas ke wajah saya,ingin sekali untuk mandi, tapi sayang karena kelebihan perempuan lagi menghampiri ,saya tidak bisa menceburkan badan ke air yang sangat dingin. Cuma bisa memandang teman-teman yang lagi asik mandi.
Curug Cikaso
Setelah puas disini kami melanjutkan perjalanan kami ke Curug Cigangsa. Sekalian kami makan siang di rumah salah satu penduduk dan menikmati air kelapa muda. Terbayang sudah nikmatnya. Makan siang dengan menu ayam goreng, tempe, lalapan, sayur asem hoohoo.. Alhamdulillah.

Setelah menikmati menu makan siang yang enak, kami jalan kaki menuju Curug Cigangsa. Melewati sawah sawah  yang sudah selesai panen. Ternyata kami melewati puncak Curug Cigangsa nya. Banyak teman-teman yang berfoto ria di puncak Curug ini. Saya tentunya tidak, gak tau sekarang kenapa saya jadi "agak" takut ketinggian, padahal dulu kerjanya manjat manjat gedung.  Perjalanan yang terjal akhirnya kami sampai di dasar Curug Cigangsa dan Subhanallah  indahnya....dan pastinya semua orang jadi narsis disini. :)


Curug Cigangsa
Poto Dicomot dari Lintas Wisata
Perjalanan dilanjutkan ke Pondok Hexa , untuk menuju pantai Cipanarikan dan ke Penangkar Penyu di Pagumbahan. Buset ternyata dari Pondok Hexa ke Pantai Cipanarikan kami harus  naik ojek. Serru pastinya , 28 orang naik ojek berasa balapan. yayy motor ojeg gw juara 2 hahahha...., sampai di Pantai Cipanarikan kami, seperti biasa kelakukan narsis dari semua orang keluar. Sambil menikmati pantai yang landai, bermain ombak, semua sibuk berpoto ria, termasuk saya tentunya. Sambil bermain seperti itu hidangan kelapa muda datang. Nikmat sekali rasanya.
Pantai Cipanarikan, Poto Dicomot dari Lintas Wisata
Menjelang maghrib kami segera menuju ke tempat penangkaran penyu di pantai Pagumbahan. Disana kami akan melepas tukik ke laut. Karena kami telat datang, hampir saja kami tidak berhasil melepas tukik, tapi berkat rayuan semua peserta akhirnya kami berhasil melepas tukik ke laut. Sedihh bokk, membayangkan tukik tukik kecil nan lucu itu mengarungi samudra yang luas, untuk bertahan hidup. Dari ratusan tukik yang kami lepas, kata penjaganya paling dua atau tukik yang berhasil hidup. Ohh...berat sekali tantangan hidupmu nak. :(
Pelepasan Tukik di Pagumbahan, Poto dicomot dari Lintas Wisata
Setelah selesai melepas tukik ke lautan dengan perasaan haru biru, kami kembali ke pondok Hexa untuk makan malam. Menu ikan bakar sangat pas.Selesai makan kami balik ke penginapan di Amanda Ratu , istrahat sambil menikmati deburan ombak, ohh...indahnya.
Makan Malam di Pondok Hexa,Poto dicomot dari Lintas Wisata
Besok pagi pagi , sambil menunggu sarapan pagi, kami kembali menikmati "Tanah Lot - Amanda Ratu". Hmmm...udara laut yang segar , coba kalau di Jakarta seperti ini ya...*keplak,mimpii!!*
Poto dicomot Dari Lintas Wisata
Selesai sarapan dan beres beres, kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Ujung Genteng, wisata pasar ikan, melihat pelabuhan tua jaman Belanda (menurut cerita). Puas disini, pulang kemabli Jakarta, sebelumnya kami makan siang dulu sambil berkaraoke ria. Uhhh..belum puas rasanya see u pren, tjen tjen,Esti, Vera, Ratih, Virna , Mr Jose,Mr Manokaran,Febby, Yarin,Ibu Wong, Ibu Ahwa,Mas Zulkarnaen, Mbak Vien,Ilhamsayah, Herdian, Bambang, Audry, Mbak Tety,Rini,Epivania,Hetty, Yulia, Mbak yosefin, dan Juragan Maria dan Agung, senang bersama kalian semua.....
Pantai Ujung Genteng
Poto Dicomot dari Lintas Wisata

Poto dicomot dari Lintas Wisata